5 Alasan Salah Untuk Menikah,Jika Alasanmu Itu Maka Berpikirlah Lagi!!!

Jika kita melihat dua sosok pasangan yang akan melakukan pernikahan kita pasti juga akan merasa senang dengan apa yang di alami pasangan tersebut.

 

Dan kita selalu berpendapat bahwa ada alasan yang sangat kuat yang dimiliki oleh pasangan tersebut.

Layaknya dari dunia dongeng pastilah alasan mereka berdua adalah rasa saling mencintai atau yang biasa kita sebut dengan cinta sejati.

 

Kita menganggap mereka saling menemukan belahan jiwa masing-masing.

Menemukan pasangan hidup yang tepat,berpasangan hingga kakek-nenek nati.

Dan bahagia karena menemukan pasangn hidup yang tepat.

Layaknya seorang putri dan pangeran.

 

Akan tetapi realitanya di dunia ini pernikahan semacam ini hanyalah terjadi sedikit sekali pasangan yang menikah dengan alasan tersebut.

 

Mungkin banyak alasan  pernikahan kenapa harus dijalankan.

Akan tetapi untuk mendapatkan kebahaagian dalam hubungan pernikahan hendaknya kita memiliki sebuah alasan yang baik.

 

Ada juga beberapa alasan pernikahan yang kurang begitu baik yang mungkin bisa kita hindari agar hubungan kita nantinya selalu bahagia.

 

#1. Tidak Mau Sendiri

Tanamkan dalam diri kita bahwa kebahagiaan itu berasal dari dalam diri sendiri.

Kita bisa saja hidup sendiri dan tidak merasa kesepian karena kita mampu untuk bahagia dan memenuhi kekosongan tanpa hubungan yang romantis.

Jangan berpikir bahwa hanya karena kita memiliki pasangan, maka secara otomatis kita bisa meraih kebahagiaan. Kebahagiaan yang sesungguhnya hanya datang dari diri kita sendiri, bukan dari orang lain.

Menikahi seseorang hanya berdasar hal ini akan berujung pada keburukan, karena kita akan terus berharap pasangan kita untuk mengisi kekosongan yang tidak akan bisa mereka penuhi.

Itu bukan tugas pasangan membuat kita bahagia dan jika kita membebankan pasangan untuk bertanggung jawab pada kebahagiaan kita, maka kita hanya akan menyesal.

#2. Mendapat Tekanan dari Keluarga

Akan menjadi hal yang sangat sulit ketika keluarga dan orang tua terus menerus menekan Anda untuk menikah.

Anda akan berakhir dalam dilema memenuhi harapan keluarga dan tidak ingin memenuhi standar Anda sendiri dalam waktu yang bersamaan.

Satu-satunya yang akan menjalankan kehidupan dari hari ke hari saat menikah adalah Anda.

Pikirkan akan seperti apa pernikahan Anda jika pasangan yang dipilih bukanlah orang yang benar-benar Anda inginkan.

Jika alasan utama menikah dengan pasangan adalah untuk membuat keluarga bahagia, maka Anda harus bersiap pada pernikahan yang tidak bahagia.

#3. Merasa Tidak Akan Bertemu dengan yang Lebih Baik

Sebaiknya hindari untuk memutuskan menikah dengan orang yang tidak benar-benar cocok dengan diri Anda.

Dengan kata lain, Anda harus mencari yang terbaik.

Saat Anda berpikir Anda tidak akan bisa menemukan yang lebih baik, adalah saat di mana Anda menghilangkan kesempatan untuk bertemu dengan orang yang lebih cocok dengan Anda.

Pikirkan bagaimana pernikahan Anda jika Anda menikah dengan orang yang tidak bisa mengerti kepribadian Anda sesungguhnya.

#4. Butuh Uang

Dunia ini adalah perkara masa depan,kita tidak akan pernah tahu apapun yang akan terjadi dimasa depan.

Pikirkanlah dengan bijak jika kamu menikah karena harta dan uang semata.

Ada kalanya manusia mengalami fase sulit dalam hidup ,fase kebangkrutan.

Mungkin Anda akan terpaksa untuk membanting tulang dan bekerja hanya untuk memenuhi kebutuhan dapur semata.

Pikirkanlah!!!!.

#5. Ingin Memperbaiki Hubungan

Kebanyakan orang berpikir bahwa menikah adalah solusi untuk memperbaiki hubungan yang bermasalah.

Bahwa jika Anda memiliki masalah saling mempercayai, atau kebiasaan buruk dalam hubungan, maka hal-hal tersebut akan hilang begitu saja sesudah menikah.

Walau hal tersebut terdengar mungkin, namun pada kenyataannya tidak mudah dilaksanakan.

Jangan meremehkan masalah yang akan muncul begitu Anda berbagi atap dengan pasangan, memiliki anak, dan harus berbagi tanggung jawab untuk memastikan rumah tangga tetap berjalan.

Jika Anda berpikir bahwa menikah akan memperbaiki masalah dalam hubungan Anda, maka hal tersebut salah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *